Home / Tutorial / Panduan Lengkap Membuat Blog Khusus Pemula

Panduan Lengkap Membuat Blog Khusus Pemula

/
/
35 Views
img

Panduan ini akan mengupas tuntas step by step membuat website dari mulai membeli domain, hosting hingga memilih theme atau tema wordpress dan website siap untuk LIVE dan bisa diakses secara online. Tutorial lengkap ini cocok untuk Anda yang bahkan belum mengenal dunia per-website-an :D. Jadi jangan kuatir semua akan dibahas tuntas, dan bila ada yang ingin ditanyakan silahkan berikan komentar di kolom komentar setiap langkah-langkahnya.

Dunia digital saat ini adalah dunia yang tidak bisa dihindari dan jika kita tidak merespon dengan benar maka kita akan sangat tertinggal dan hanya menjadi penonton melihat orang-orang di sekitar kita menjadi sukses dari dunia digital. Buat Sebagian besar orang membuat website sangatlah sulit dan menakutkan tetapi Percayalah pada saya bahwa itu tidak seperti yang dibayangkan.

Artikel saya kali ini akan membahas cara lengkap panduan membuat website khusus pemula dari awal hingga akhir  website yang akan kita buat menggunakan platform WordPress karena menurut saya untuk pemula sekalipun sudah sangat membantu.

Berikut adalah hal apa saja yang kita perlukan untuk membuat website

  • Domain
    Kita mesti mencari ide nama domain yang akan kita gunakan. Untuk awal sebaiknya kita bisa menggunakan nama kita sendiri jika memang belum dipakai oleh orang lain ataupun kita menggunakan kata-kata sifatnya general.
  • Web hosting atau server
    Sebuah server dimana kita meletakkan website kita agar bisa di akses selama 24 jam dan diakses secara live atau online.
  • Niat belajar dan konsentrasi
    Dan tutorial bisa sangat membantu anda meskipun Anda pemula. Maka sebaiknya kita serius dalam belajar sambil praktek agar semuanya lebih mudah dimengerti.

Disini nanti kita akan belajar beberapa hal diantaranya :

1. Menentukan tujuan website dibuat
2. Tips memilih domain
3. Cara membeli domain
4. Cara membeli hosting server
5. Menyambungkan domain dan server yang telah kita beli
6. Install platform wordpress
7. Setting dan optimasi website
8. Mengisi konten website

Kita akan langsung mulai pembahasan pertama yaitu menentukan niche dari website yang akan kita buat.

Langkah 1 : Menentukan Niche Dari Website Yang Akan Kita Buat

Berikut adalah panduan umum bagaimana kita menentukan niche sehingga kita dapat menentukan tujuannya apa dalam membuat blog ini. Niche adalah ceruk pasar yang akan kita target. Dengan menentukan niche sedari awal berarti kita sudah menentukan arah dari website kita dibuat.

Ide-ide itu yang bisa menjadi pertimbangan adalah:

Blog Pribadi
dengan konten yang biasanya campur-campur. Seringkali mengikuti trend apa yang sering dibahas. Juga bisa berisi pola pikir pandangan akan suatu masalah yang sedang hangat dibahas. Dapat juga berisi isi unek-unek dari si empunya blog dan lain-lain.

Portal Berita
sebuah website yang berisi informasi-informasi atau berita yang terjadi di sekitar lingkungan kita seperti politik, bencana alam, wisata olahraga dan lain-lain. Contoh seperti detik.com.

Website Dengan Satu Niche
website yang membahas hanya satu tema saja entah itu tema olahraga, tema wisata, tema politik, tema ekonomi dan lain-lain. Website dengan satu niche seperti ini biasanya lebih mudah untuk dioptimasi.

Jualan Online
baik itu marketplace seperti bukalapak atau tokopedia termasuk jualan online namun dalam skala besar yang mana tempat bertemunya banyak penjual dan pembeli. Kita bisa membuat website toko online (hanya satu penjual yaitu kita sendisi si empunya blog) yang lebih sederhana yang berfokus pada ada satu produk atau beberapa produk sejenis saja.

Sebaiknya anda mengetahui minat apa yang paling besar yang sekiranya bisa anda jadikan niche dalam membuat blog. Inilah beberapa alasan mengapa minat sangat diperlukan dalam blog yang akan anda buat:

Jika anda berminat maka anda akan antusias

Bayangkan jika anda tidak berminat padan niche atau tema yang anda buat untuk mengisi konten website kemungkinan besar akan putus di tengah jalan. Walaupun anda mempertimbangkan bahwa niche tersebut memiliki potensi yang besar. Jangan lupa bahwa ada orang memilih niche yang sama dengan pilihan anda tadi tetapi punya minat yang besar sekaligus :d.

Jika anda tidak berminat pada niche yang anda pilih semata-mata karena potensi yang besar, anda akan terkendala pada dua hal. Yang pertama anda harus mempelajari niche yang anda sendiri tidak berminat dan yang kedua anda juga harus belajar bagaimana mengembangkan sebuah blog atau website.

Sekedar catatan : belajar sesuatu pada hal yang tidak kita minati itu berat. Betul apa betul ?

Daripada membebani diri anda sendiri lebih baik dimulai dengan memilih niche yang memang sesuai dengan minat dan passion anda. Sehingga anda akan menjalankan semuanya dengan senang hati. Dan dalam beberapa bulan kedepan jika anda bertahan, tentunya anda sudah lebih mahir, dengan sendirinya anda akan belajar untuk membuat website dengan niche yang berbeda.

Langkah 2 : Tips Menentukan/Memilih Nama Domain

Setelah itu kita harus memikirkan nama dari domain yang kita pilih. Yang kita pilih sebaiknya terdiri dari satu atau dua kata saja. Selain itu sebaiknya memiliki karakter unik, mudah dibaca, mudah diucapkan dan mudah dituliskan. Alasannya sederhana agar nama domain dari website Anda mudah menjadi familiar untuk para pengunjung blog anda.

Selain itu domain sebaiknya menggambarkan apa yang menjadi bahasan website Anda kedepannya, menggambarkan konten artikel yang ingin anda tuangkan dalam website ini.

Lebih lanjut mengenai domain bahwa domain bisa kita dapatkan gratis atau berbayar (premium). Jika gratis maka nama domain kita akan menjadi lebih panjang contoh: tutorbelajar.home.blog (jika dulu sebelum pembaharuan dari wordpress maka nama domain seperti ini tutorbelajar.wordpress.org)

Jika domain kita berbayar maka nama domain menjadi seperti ini: tutorbelajar.com. Untuk ekstensi .com tergantung saat kita membeli domain sesuai pilihan kita. Dari 2 contoh diatas manakah yang lebih baik? tutorbelajar.home.blog ataukah tutorbelajar.com ?

Tentu saja jawabannya adalah tutorbelajar.com karena para pengunjung anda akan mengetahui bahwa website Anda bukanlah website yang gratisan yang memberi arti bahwa anda serius dalam membangun website tersebut.

Catatan bagi Anda yang belum tahu mengenai ekstensi domain. Contoh ekstensi domain yaitu .com, .net, .org, .biz dan lain-lain. Ekstensi seperti contoh diatas disebut dengan TLD atau kepanjangan dari top level domain. Tutorberlajar.com adalah website dengan TLD, sedangkan Tutorbelajar.home.blog tidak menggunakan TLD. Jadi memang website dengan TLD lebih mendapatkan trust dari pengunjung dibandingkan website website yang non TLD. Tetapi ini bukanlah acuan baku karena tetap saja banyak juga website yang gratisan (non TLD) tetapi memiliki konten yang bermutu.

Anda bisa menggunakan tools online seperti www.domainbots.com yang tool ini membantu mencarikan referensi domain dan ekstensi yang sesuai dengan kata kunci yang anda cari.

Dengan tool online itu bisa memberikan bayangan domain apa yang ingin kita gunakan. Meskipun tidak ada dengan bahasa indonesia tetapi menurut saya sudah sangat membantu. Kunjungi link tersebut, pada halaman homepage masukkan saja nama yang ingin anda gunakan lalu klik tombol Search.

panduan mencari referensi nama domain

Tunggu beberapa saat, setelah itu akan muncul jendela halaman baru dengan hasil yang sangat banyak. Tinggal anda memilih mana yang sekiranya bisa menggambarkan website anda nanti dan anda merasa cocok.

hasil pencarian referensi nama domain

Pastikan pilihan tidak terlalu panjang, unik, enak dibaca, mudah diingat dan gampang dituliskan. Jika sudah tentukan pilihan, lanjut ke langkah berikutnya.

Update Soon 🙂

 

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Pinterest
  • Buffer
  • Pocket
  • stumbleupon
  • Reddit

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks :Ad Views : Ad Clicks :Ad Views :