Perlukah Memiliki Virtual Private Server (VPS) Sendiri

Kali ini saya akan bahas mengenai Virtual Private Server atau biasa disebut VPS. VPS ini nanti akan menjadi server “kosongan” tempat kita data-data website kita. Mengapa saya sebut kosongan, karena tampilan VPS ini tidak seperti bila kita sewa hosting yang langsung tersedia tampilan interface cPanelnya.

Pengertian VPS

VPS ini seperti server pada umumnya hanya saja bersifat dedicated, artinya tidak sharing dengan akun lain dan kita punya kendali penuh untuk me-manage semua resources dan konfigurasinya. Sedangkan teknologi virtualisasi hardware dibagi-bagi dengan menggunakan software. Jadi didalam satu server terdiri dari banyak server (vps) meskipun demikian apapun yang kita lakukan pada vps kita tidak akan berpengaruh pada vps lain dan sebaliknya.

Fungsi VPS

VPS ini seperti server pada umumnya hanya saja bersifat dedicated, artinya tidak sharing dengan akun lain dan kita punya kendali penuh untuk me-manage semua resources dan konfigurasinya. Sedangkan teknologi virtualisasi hardware dibagi-bagi dengan menggunakan software. Jadi didalam satu server terdiri dari banyak server (vps) meskipun demikian apapun yang kita lakukan pada vps kita tidak akan berpengaruh pada vps lain dan sebaliknya.

Kapan Menggunakan VPS

Ada banyak faktor mengapa kita harus menggunakan VPS. VPS memiliki kelebihannya sendiri bila dibanding hosting reguler dengan interface cPanel. Berikut ada beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan kapan sebaiknya kita menggunakan VPS.

  1. Traffic per hari lebih dari 100 visitor => kita bisa untuk mulai memiliki VPS sendiri dengan IP dedicated karena dengan traffic sebesar itu sudah waktunya menggunakan performa server yang lebih baik.
  2. Menggunakan bot => ada beberapa hosting yang tidak mengijinkan bila kita menggunakan script tertentu didalam server kita. Seperti website-website AGC (auto generate content) karena akan banyak memakan resources server yang berpengaruh pada performa server. Dengan VPS kita bisa menggunakan “server pribadi” kita sendiri sesuai kebutuhan yang kita inginkan.
  3. Menghemat biaya => banyaknya software atau script yang terinstall di cPanel memerlukan cost untuk lisensi dan lain-lain. Tentu saja itu diperhitungkan dalam biaya sewa hosting. Contohnya saya menggunakan VPS Vultr bisa menampung hingga 20 website. Dan sewa VPS Vultr hanya 5$ perbulan tentu sangat menghemat biaya.
  4. Website menjadi lebih cepat => jika diperhatikan didalam hosting regular (dengan cPanel) kita akan menemukan ada banyak sekali software atau script yang sudah disediakan yang semuanya ada didalam cPanel dan itu tentu saja berpengaruh pada performa server. Bagaimana jika server kita “kosongan”, tentu saja menjadi lebih cepat. Tetapi ini tetap berpengaruh pada beberapa faktor lain ya.
  5. Karena memang mempunyai skill => jika kita memang punya kemampuan membuat VPS ataupun mau belajar membuat VPS tentu lebih baik bila kita segera memiliki vps.

 

Keuntungan Menggunakan VPS

VPS memiliki beberapa keuntungan, diantaranya ialah :

  1. seluruh resources dari paket yang kita sewa adalah milik kita pribadi, seperti RAM, CPU, disk space. resources ini tidak dishare dengan user lain.
  2. IP public khusus
  3. kita bisa menginstall software apapun di VPS kita sesuai kebutuhan. Seperti keperluan bot untuk blog AGC (auto generated content)
  4. server cenderung lebih stabil
  5. kita punya akses ke root, sehingga kita bisa melakukan apapun di server kita

 

Kekurangan dari VPS

Namun VPS juga memiliki kekurangan seperti :

  1. akan sedikit sulit bagi pemula, namun ini bukan alasan, toh jika gagal atau ada apa-apa kita tidak melibatkan website orang lain.
  2. harus paham sistem operasi linux untuk build server dari nol
  3. harus paham manajemen perangkat
  4. tampilan/interface sangat monoton, hanya berupa teks

 

VPS yang Paling Sering Digunakan

Berikut ini adalah  vps yang cukup terkenal digunakan oleh internet marketer luar maupun lokal. VPS berikut ini bisa menjadi pertimbangan dimana sebaiknya menggunakan VPS.

1. Digital Ocean

Digital Ocean merupakan salah satu layanan cloud server yang sangat terkenal. Seringkali menjadi pilihan jika ingin performa yang baik.

2. Virmach

Dengan harga lebih murah bisa mendapatkan kemampuan setara dengan Digital Ocean.

3. Vultr

Selain memiliki server Singapura yang cocok untuk website dengan bahasa Indonesia, vultr juga memberikan kemampuan vps yang tidak bisa disepelekan dan harga sangat terjangkau.

 

Hal Penting yang Harus Dilakukan Dalam Pembuatan VPS

Artikel tentang cara membuat VPS akan diberikan di artikel terpisah. Dan poin ini akan membahas apa saja yang tidak boleh dilupakan saat pembuatan VPS nanti.

  1. biasakan selalu update Linux saat instalasi VPS
  2. jangan lupa install sofware firewall dan konfigurasinya
  3. merubah port standard/bawaan
  4. membuat backup db dan website secara otomatis
  5. cron otomatis restart mysql jika sewaktu-waktu mati
  6. instalasi SSL

 

Panduan Lengkap Membuat VPS Sendiri

Berikut adalah cara membuat vps di VULTR, secara prinsip sama saja jika kita membeli vps ditempat lain, anda tetap bisa menggunakan tutorial ini. Jika ingin melihat video panduan lengkap dari tahapan memilih vps termurah dan membeli vps bisa cek video disini.

Berikut adalah tahapan-tahapan dalam membuat VPS

Menyesuaikan nameserver domain dengan VPS Vultr

Silahkan login ke registrar dimana Anda beli domain, contoh kali ini menggunakan contoh domain zonahoster dot com di registrar Namecheap, lalu cari menu untuk setting DNS atau Nameserver. Lalu ubah nilai Nameserver menjadi nameserver milik vultr yaitu ns1.vultr.com dan ns2.vultr.com.

nameserver vultr

 

Menambahkan domain di akun vultr

Setelah merubah nameserver domain, silahkan login ke akun Vultr dan masukkan domain yang ingin ditambahkan dan lakukan penyesuaian IP vps kita. Silahkan catat ip default vps kita.

melihat ip default vps

 

 

Setelah itu klik menu “DNS” dibagian atas untuk berpindah ke halaman domain, lalu klik tombol bertanda + , pilih “Add on domain”. Lalu masukkan domain dan ip default vps tadi.

 

Melengkapi record www di domain

Setelah tambahkan domain, maka akan ada jendela tampilan seperti dibawah ini. Tambahkan record baru seperti contoh.

menambahkan record www di domain

 

Ok, jika tidak ada masalah sampai sini, berarti setting dns domain di registrar dan di vps sudah selesai. Selanjutnya kita akan mulai instalasi vps kita.

TO BE CONTINUE

Itulah beberapa hal yang mesti diketahui dalam pembuatan vps. Di lain kesempatan akan dibuatkan video atau artikel dari setiap poin diatas.